Jokowi Mau Bangun Tol 18 Kali Panjang Pulau Jawa

Foto: kata data

Foto: kata data

Roemahmedia.com I JAKARTA, - Pemerintah era Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya rencana menambah pembangunan tol mencapai panjang total 18.850 Km. Rencana tersebut digodok melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). "Jadi ini kami sampaikan rencana program jalan tol kita dalam rencana kami adalah 18,8 ribu kilometer," kata kata Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian kepada CNBC Indonesia Dari jumlah tersebut, sebagian ada yang sudah dibangun dan sedang dalam tahap konstruksi. Hanya saja sebagian besar masih dalam tahap pembahasan. Bila ini terealisasi, setara dengan 18 kali panjang Pulau Jawa. Dalam bahan paparannya, secara rinci terdapat tahapan pembangunan jalan tol sejak era Orde Baru. Tercatat pada periode 1978-2014, pembangunan jalan tol menghasilkan ruas sepanjang 795 Km Sejak 2014 sampai 2019, terbangun total 1.298 Km tol. Jumlah itu bertambah pesat lantaran Jokowi gencar membangun tol. Detailnya, pada 2015 terbangun 132 Km, kemudian 2016 sepanjang 44 Km, lalu 2017 bertambah 156 Km, berikutnya di 2018 ada 450 Km ruas tol baru, serta di 2019 terdapat tambahan 516 Km ruas. Proses pembangunan tol terus berlanjut hingga saat ini. Adapun hingga Juli 2020, tercatat 2.116 Km tol sudah beroperasi di seluruh Indonesia. Pada periode 2020-2024 ini, tercatat ruas yang sedang dalam proses pengadaan tanah atau konstruksi sebanyak kurang lebih 2.000 Km. Adapun yang masih dalam tahap perencanaan dan penyiapan sepanjang kurang lebih 14.500 Km. Dengan begitu, ruas tol keseluruhan yang mencapai 18,8 ribu Km. Hanya saja, dari jumlah itu, untuk ruas sepanjang 14.500 Km belum jelas kapan akan dikerjakan. "Untuk jalan tol kami sampaikan, jadi rencananya di akhir 2024 kita akan memiliki 4.817 kilometer jalan tol. Jadi kalau kita lihat kita punya sekitar hampir 50.000 kilometer jalan nasional non tol, maka keseluruhan jalan nasional mendekati 55.000 km, di mana 10% adalah jalan tol," pungkasnya