Syahrir: Kabupaten Bekasi Perlu Maksimalkan Pengawasan Covid 19.

Adikarya parlemen

Anggota Fraksi Gerindra Persatuan DPRD Jabar, H. Syahrir, SE, M.Ipol.

Anggota Fraksi Gerindra Persatuan DPRD Jabar, H. Syahrir, SE, M.Ipol.

BANDUNG, roemahmedia.com - Seluruh daerah saat ini termasuk Kabupaten Bekasi, perlu memaksimalkan pengawasan Covid 19. Pasalnya, Covid jenis omicron, trend perkembangan penyebaran tak hanya dari luar negeri. Namun penyebarannya juga sudah terjadi secara lokal pula. Hal ini, diungkapkan Anggota Fraksi Gerindra Persatuan DPRD Jabar, H. Syahrir, SE, M.Ipol, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini. Syahrir, dalam keterangannya mengatakan untuk Kabupaten Bekasi, munculnya Covid jenis omicron , masih relatif kecil. Dari laporan yang diterima, baru terjadi 1 sampai 2 kasus. Kendati demikian, kewaspadaan harus dimaksimalkan. Masyarakat dan pemerintah harus memaksimalkan pengawasan. Lingkup pengawasan, melalui Satgas harus dihidupkan dari Kabupaten sampai ke tingkat RT. Kabupaten Bekasi, dalam penanganan Covid 19, sudah mempunyai jejak rekam bagus. Hal ini, dibuktikan dengan status kondisi Covid 19 di Kabupaten Bekasi, ada di level 1. Kondisi ini, harus terus dipertahankan. Hal ini harus dilakukan dengan mempertahankan kondisi kesehatan masyarakat serta pemulihan ekonomi juga harus terus direalisasikan. Untuk mempertahankan kondisi tersebut, protokol kesehatan harus dimaksimalkan, melalui pengawasan yang ketat. Pengetatan di berbagai sektor publik juga harus dilakukan. Untuk perkantoran maupun industri perlu dievaluasi dengan memperhatikan perkembangan kondisi. Jika penyebaran Covid omricon naik, penerapan WFH dan WFO layak untuk diterapkan. Demikian juga untuk pembelajaran tatap muka , jika Covid omicron naik, sebaiknya dihentikan sementara. Harapan perkembangan Covid Omicron , ujar Syahrir bisa dikendalikan sehingga ekonomi bertahap pulih