SUMEDANG, roemahmedia.com - Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menekankan pentingnya peningkatan layanan transportasi publik dengan meninjau langsung operasional Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya sekaligus mengevaluasi berbagai fasilitas pendukung yang dibutuhkan masyarakat.
Peninjauan tersebut dilakukan dalam kunjungan kerja ke JatinangorKabupaten Sumedang, guna memastikan layanan BRT berjalan optimal dan benar-benar menjawab kebutuhan mobilitas warga.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Prasetyawati menilai layanan BRT Bandung Raya menunjukkan perkembangan positif dengan tingkat keterisian penumpang yang cukup tinggi.
Meski demikian, hasil peninjauan di lapangan masih menemukan sejumlah titik yang belum dilengkapi halte atau tempat singgah memadai, sehingga pelayanan bagi penumpang dan pengemudi belum optimal.
“Selain jalur dan armada yang sudah baik, fasilitas pendukung menjadi kunci agar pengguna transportasi umum merasa terlayani dengan layak dan nyaman,” ujar Prasetyawati, belum lama ini.
Prasetyawati menjelaskan, keberadaan halte meskipun bersifat non-permanen sangat dibutuhkan untuk melindungi penumpang dari panas dan hujan, sekaligus menjadi titik aman bagi pengemudi saat menurunkan atau menaikkan penumpang.
“Kalau fasilitas seperti halte kecil dan toilet portable tersedia, tentu pengalaman pengguna akan jauh lebih baik. Masyarakat jadi lebih yakin untuk beralih ke transportasi umum,” tambahnya.
Program BRT Bandung Raya merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadirkan sistem transportasi publik yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.
Dengan target pengembangan trayek hingga 2027, BRT diharapkan mampu mengurai kemacetan sekaligus menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Bandung Raya.
“Harapan saya, di tahun 2027 seluruh jalur sudah terbangun dengan baik sehingga BRT bisa benar-benar menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas masyarakat,” tutupnya.
News
Komisi IV DPRD Jabar Tinjau BRT Bandung Raya Ternyata Fasilitas Belum Lengkap
9002-02-2026 13:192 Mins read0 Comment
Baca Juga
ragam
Pandawa Lima Geruduk Gedung Sate, Soroti Dugaan Korupsi Rp31 Miliar di Distanhor Jabar
yoga7104-02-2026 17:512 Mins read ragam
Disdik Jabar yang dipimpin Pejabat asal Purwakarta Disemprot Legislator Yomanius Untung
yoga7104-02-2026 07:392 Mins read ragam
Gagal Capai Target 2025, Bapenda Jabar Coba keluarkan "Jurus" pada 2026, Bisakah?
yoga7103-02-2026 05:562 Mins read ragam
Obrolan ASN di kantin Gedung Sate terkait penataan Parkir: "Kayak buat Jalan Tol..."
yoga7102-02-2026 22:072 Mins read ragam
Parkir alternatif ASN Gedung Sate disediakan di Pusdai Jabar
yoga7102-02-2026 20:252 Mins read ragam