5 Juta Pemilik Kendaraan Tunggak Pajak, Begini Masukan dari Ricky (Gerindra)

Adikarya Parlemen

Anggota Komisi 3 DPRD Jabar, H. Ricky Kurniawan

Anggota Komisi 3 DPRD Jabar, H. Ricky Kurniawan

KOTA BANDUNG - Operasi gabungan khusus untuk mengejar penunggak Pajak Kendaraan Bermotor di Jawa Barat perlu terus dilanjutkan. Operasi tersebut diperlukan karena masih terdapat sekitar 5 juta pemilik kendaraan di Jawa Barat yang belum membayar kewajibannya. Hal lain yang perlu dilakukan adalah menambah sarana seperti kantor Samsat pembantu di beberapa daerah. Demikian beberapa masukan dari Anggota Komisi 3 DPRD Jabar, H. Ricky Kurniawan, LC, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini. Mengenai operasi gabungan, Ricky mengemukakan, harus bisa dilakukan di seluruh Kabupaten/Kota di Jabar serta rutin dilaksanakan secara berkala dan dilakukan secara masif. Sedangkan kehadiran sarana baru berupa penambahan kantor Samsat pembantu di berbagai daerah, menurut Ricky, dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. "Penambahan sarana tersebut, itu sangat realistis dibangun di daerah dengan jumlah wajib pajak tinggi. Salah satunya di Kabupaten Bogor," jelas Ricky. "Melalui penambahan kantor Samsat respon pajak dari wajib pajak untuk mentaati kewajibannya dapat segera dilaksanakan," lanjut Ricky. Ricky mengatakan untuk mendongkrak pendapatan dari pajak sebagai salah satu sumber PAD, upaya lain juga perlu dibuat. Upaya tersebut diantaranya ekstensifikasi sumber pendapatan daerah serta perluasan pemanfaatan layanan digital pengelolaan pendapatan daerah. Langkah lain yang perlu dilakukan, diantaranya upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak perlu terus gencar dilakukan. "Ini bisa dilakukan dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat secara luas dan dilakukan secara berkala," ujar Ricky Pada APBD Provinsi Jabar tahun 2026 telah ditetapkan target. Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2026 sebesar Rp19,519 triliun. "Sehubungan dengan target penetapan PAD tersebut, perlu di antaranya ada langkah-langkah teknis tersebut untuk mendukung tercapainya target pendapatan," pungkas Ricky.