DPRD Jabar Dukung Pelaksanaan SUB PIN Polio, Masyarakat Diminta tak Takut

Anggota komisi V  DPRD Jabar, Sari Sundari.

Anggota komisi V DPRD Jabar, Sari Sundari.

BANDUNG, roemahmedia.com - Komisi V DPRD Jabar meminta masyarakat untuk tidak perlu takut dan datangi puskesmas atau posyandu untuk vaksinasi polio. "Kami DPRD Jabar khususnya Komisi V yang bermitra kerja Dinas Kesehatan mengapresiasi da mendukung sepenuhnya program Sub PIN Polio di Jabar," ujar Anggota Komisi V DPRD Jabar Sari Sundari, 2/14/2023. Menurut Sari, vaksinasi akan dilaksanakan di seluruh Puskesmas dan Posyandu serta tempat lain yang ditunjuk antara lain sekolah taman kanak-kanak. Selain itu, setelah seminggu dilaksanakan, tim akan melakukan sweeping mencari balita yang belum terjangkau vaksinasi. Pemda Provinsi Jawa Barat akan melaksanakan vaksinasi polio untuk anak usia 0-59 bulan secara serentak mulai 3 April 2023. Vaksinasi polio ini akan dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama mulai 3-15 April dan dilanjutkan tahap kedua pada 15-27 Mei. Sementara itu Ketua Umum MUI Jawa Barat KH. Rachmat Syafeii menegaskan, vaksin yang akan digunakan dalam vaksinasi sudah dinyatakan halal. “Kondisi ini pun disebabkan oleh kedaruratan sehingga manfaatnya jauh lebih besar bagi kesehatan anak. Bagian dari ikhtiar untuk kesehatan anak-anak,” ujarnya Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Polio. Polio dapat menyebabkan kelumpuhan permanen dan bahkan kematian akibat gagalnya/lumpuhnya sistem pernapasan. Mengapa satu kasus harus diwaspadai? Karena polio menular, berdampak besar dan panjang bagi kesehatan maka satu kasus harus diwaspadai dan sebagai ancaman. Polio dapat menyerang pada usia berapa pun, tetapi polio terutama menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun. Pada awal abad ke-20, polio adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti di negara-negara industri, melumpuhkan ratusan ribu anak setiap tahun.