BANDUNG,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat melontarkan usulan besar kepada Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) agar melakukan restrukturisasi alias penggabungan besar-besaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tubuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Legislatif mendorong adanya penggabungan atau merjer terhadap dinas-dinas yang memiliki fungsi beririsan agar struktur birokrasi menjadi lebih ramping dan hemat anggaran.
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, menjelaskan bahwa langkah ini dipandang sebagai taktik jitu untuk menata kembali Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bekerja lebih efektif tanpa pemborosan.
"Dinas yang satu rumpun atau sejenis digabungkan saja, otomatis akan terjadi penghematan," ujar Ono saat memberikan keterangan di Bandung, pekan lalu .
Sebagai ilustrasi, Ono menyoroti sektor pangan yang saat ini terpecah ke dalam beberapa instansi, yakni Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, serta Dinas Perkebunan.
Menurutnya, jika ketiga instansi ini disatukan, koordinasi kebijakan akan jauh lebih simpel dan manfaatnya akan lebih cepat dirasakan oleh para petani maupun pelaku usaha.
Kendati mendukung perampingan struktur, Ono memberikan peringatan keras agar efisiensi ini tidak mengorbankan kesejahteraan para pegawai.
Ia secara tegas menentang adanya opsi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), khususnya bagi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Bagaimanapun juga PPPK bertanggung jawab dalam layanan publik. Mereka sudah lama berproses, bahkan puluhan tahun bekerja," ucapnya.
Tak hanya menuntut eksekutif, DPRD Jabar juga mulai melakukan penghematan internal secara radikal.
Ono mengungkapkan bahwa pihaknya telah menghapus agenda kunjungan kerja ke luar provinsi maupun luar negeri. Selain itu, biaya konsumsi untuk rapat-rapat internal pun mulai dipangkas.
"Kami sudah menghilangkan kunjungan luar provinsi, kunjungan luar negeri, kita juga menghemat terkait dengan makan-minum," tuturnya.
Bahkan, demi menunjukkan keseriusan dalam menghemat uang rakyat, para wakil rakyat menyatakan kesiapannya untuk kembali menjalankan rapat kerja secara daring seperti masa pandemi COVID-19.
"Kalau perlu rapat daring lagi, kami siap. Itu bagian dari komitmen efisiensi," kata Ono.
DPRD berharap Gubernur Dedi Mulyadi segera merespons dan menindaklanjuti rencana restrukturisasi ini.
Tujuannya jelas; agar surplus anggaran yang didapat dari penghematan tersebut bisa dialokasikan langsung untuk program-program yang menjadi prioritas rakyat Jawa Barat.
Dari hasil penelusuran roemahmedia, meski baru lontaran dari pihak DPRD Jabar namun Pemprov Jabar melalui OPD terkait sudah bersiap diri jika ada perintah restrukturisasi dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM).
"Kita sudah persiapkan dan lakukan pengkajian OPD mana saja yang direstrukturisasi kalau-kalau nanti diminta pimpinan," ujar salahseorang pejabat OPD terkait di Gedung Sate melalui pesan singkat WhatsApp nya Selasa 7 April 2026.
Meski masih wacana, beberapa OPD yang santer akan digabungkan, antara lain,
- Dinas Indag dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil
-Dinas Kehutanan dengan Dinas Perkebunan
- Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan
- Dinas ESDM Jabar dengan Dinas Lingkungan Hidup
- Bakesbangpol dengan Satpol PP
- Dinas Bina Marga Penataan Ruang dengan Dinas Perumahan dan permukiman
- Dinas Sosial dengan Disnakertrans
News
DPRD Jabar usulkan penggabungan OPD besar-besaran, Biar Hemat Anggaran!
9007-04-2026 19:532 Mins read0 Comment
Ilustrasi (IST)
Baca Juga
ragam
Ketua Dekopin dan Gubenur Jabar Berperan Besar Jadikan Yuke Ketua Dekopinwil Jabar, Nurodi; Saya Mengalah
yoga7102-04-2026 07:252 Mins read ragam
Ahmad Hidayat Kembalikan Formulir lampirkan Dukungan 16 DPD Tk II & 6 Organisasi sayap partai
yoga7102-04-2026 05:182 Mins read ragam
Ace Mundur, Ahmad Calon Kuat Pimpin Golkar Jabar, sempat Terjegal dampingi KDM
yoga7131-03-2026 19:092 Mins read ragam
Jabatan Fungsional di Pemprov Jabar Ditutup? Ini Jawaban dari BKD Jabar
yoga7127-03-2026 18:042 Mins read ragam
Viral! Bupati Nias Utara Sujud di Depan Pejabat Pusat, "Kami Capek Miskin, Pak!"
yoga7107-03-2026 22:012 Mins read ragam