Dinas SDA Jabar dan BRIN gelar FGD Potensi Embung

Kepala Dinas SDA Jabar Dikky Achmad Sidik saat hadir dalam FGD tentang Embung di Jabar.

Kepala Dinas SDA Jabar Dikky Achmad Sidik saat hadir dalam FGD tentang Embung di Jabar.

BANDUNG,- Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pusat Riset Geoinformatika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD), Bandung awal Februari 2025 FGD kali ini bertemakan"Pengembangan Metode Potensi Lokasi Embung Berbasis Teknologi Penginderaan Jauh dan Kecerdasan Artifisial dalam Mendukung Sistem Pendukung Keputusan Lingkungan dan Kebencanaan". Bertempat di Ruang Rapat Perencanaan Teknik, Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas SDA Provinsi Jawa Barat Dikky Achmad Sidik dan Kepala Pusat Riset Geinformatika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Rokhis Khomarudin. Dalam kegiatan ini berisi paparan dari Ketua Tim Dr. Orbita Roswintiarti dan Para Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait pengembangan metode potensi lokasi embung berbasis teknologi penginderaan jauh dan kecerdasan buatan. Dalam FGD tersebut disampaikan embung di Jawa Barat difungsikan untuk konservasi air, penyediaan air baku yang mendukung swasembada pangan dan reduksi banjir. Penelitian kolaborasi BRIN dan DSDA ini diharapkan akan sejalan dengan kegiatan-kegiatan yang ada di DSDA Prov Jawa Barat dan ke depannya hasil riset ini akan dijadikan rekomendasi dalam pemuktahiran tata ruang di Jawa Barat.