Satpol PP Diminta Tegakkan Perda dengan Ramah, Ade; senantiasa ditanamkan dalam cipta Kondisi Trantibum

Kasatpol PP Jabar M Ade Afriandi saat menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba  pada Peringatan HUT ke-73 Satpol PP dan Satlinmas ke-61 di Gedung Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Jumat (10/3/2023).

Kasatpol PP Jabar M Ade Afriandi saat menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba pada Peringatan HUT ke-73 Satpol PP dan Satlinmas ke-61 di Gedung Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Jumat (10/3/2023).

Ket foto: Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum sebagai Inspektur upacara pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Satpol PP  dan Satlinmas ke-61 di Gedung Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Jumat (10/3/2023). KABUPATEN BANDUNG -- Kepala Satpol PP Jabar M Ade Afriandi selalu menanamkan sikap ramah dan profesional dalam menjalankan tugas cipta kondisi ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat. "Kami juga akan senantiasa menjaga integritas diri," ujar Kepala Satpol-PP Jabar M. Ade Afriandi seusai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Satpol PP  dan Satlinmas ke-61 di Gedung Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Jumat (10/3/2023). HUT Satpol PP dan Linmas tahun ini dimaknai membangun sebagai korp praja wibawa pejuang kenyamanan, dan ketertiban. Peranan Satuan Polisi Pamong Praja memang sangat penting dalam menegakkan peraturan daerah. Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum berpesan agar Satpol PP tetap ramah saat bertugas agar tidak menimbulkan ketersinggungan di masyarakat. Hal itu dikemukakan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat ditemui usai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Satpol PP  dan Satlinmas ke-61 di Gedung Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Jumat (10/3/2023). Pak Uu, sapaan akrab Uu Ruzhanul Ulum, menuturkan, Satpol PP dalam menjalankan tugasnya harus mengambil langkah-langkah pencegahan pelanggaran dengan pendekatan yang humanis sehingga tidak menyinggung perasaan masyarakat. “Tindakan (Satpol PP) harus preventif dan humanis. Perda tegak dan masyarakat tidak merasa sakit hati, tidak tersinggung,” ujar Pak Uu. “Oleh karena itu, jiwa _someah_ , ramah dalam penegakkan Perda terhadap pelanggar sangat penting sehingga masyarakat sadar, tapi tidak tersinggung,” tuturnya. Untuk itu, Pak Uu berharap peringatan HUT Satpol PP ini tak hanya seremonial, melainkan juga menjadi momentum tumbuhnya semangat baru bagi Satpol PP dalam menjaga ketertiban dan keamanan serta sebagai penegak perda. “Kegiatan kali ini bukan hanya seremonial, tetapi intinya untuk meningkatkan girah perjuangan dan tupoksi Satpol PP, yaitu menjaga ketertiban, keamanan, dan menegakkan perda,” sebut Pak Uu. “Karena ketertiban dan keamanan ini harus ada yang memelopori dan menindak. Kalau tidak ada, kebiasaan masyarakat (akan) cenderung melanggar (aturan),” sambungnya. Pada kesempatan itu Pak Uu juga mengapresiasi Bupati dan Wali Kota yang turut hadir pada kegiatan peringatan HUT Satpol PP tersebut. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah menjadi perwujudan dari kekompakan dan kebersamaan dalam berkomunikasi dan berkolaborasi. Ia pun berharap, visi misi Jawa Barat yang senantiasa aman dan tertib dapat terwujud. “Saya apresiasi dan menghaturkan terima kasih kepada Bupati dan Wali Kota yang hadir. Kehadiran para pemimpin daerah di saat kegiatan tingkat provinsi seperti ini menunjukkan kebersamaan Bupati, Wali Kota dengan Gubernur,” ucap Pak Uu. “Mudah-mudahan apa yang diinginkan Pemprov Jabar dan daerah senantiasa Jawa Barat aman dan tertib bisa terwujud,” katanya.