30,9 Juta Pemudik berasal dari Jabar, Iswara Imbau Warga Mudik Lebih Awal

BANDUNG,- 144 Juta masyarakat Indonesia akan mudik, Wakil Ketua DPRD Jabar MQ Iswara Imbau Warga Mudik Lebih Awal. Arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan kembali memadati wilayah Jawa Barat. Provinsi dengan jumlah pemudik terbesar di Indonesia itu juga menjadi jalur utama bagi masyarakat yang hendak pulang ke berbagai daerah di Pulau Jawa. Iswara menyampaikan, berdasarkan perkiraan nasional terdapat sekitar 144 juta orang yang akan melakukan perjalanan mudik tahun ini, dan sebanyak 30,9 juta jiwa pemudik asal Jawa Barat. “Jawa Barat ini provinsi dengan jumlah pemudik terbesar di Indonesia. Jabar juga menjadi salah satu wilayah yang dilintasi pemudik menuju Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Madura,” ujarnya. Untuk memastikan kelancaran arus mudik, pemerintah daerah bersama unsur keamanan telah melakukan berbagai persiapan. Rapat koordinasi juga telah digelar bersama forum komunikasi pimpinan daerah dan pihak kepolisian. Sebanyak 14 ribu personel gabungan dari berbagai unsur disiapkan untuk pengamanan puncak arus mudik yang melibatkan Polda Jabar, Dishub Jabar dan pemerintah kabupaten/kota, hingga jajaran Polres dan Polresta. "Ribuan personel disiapkan di titik-titik rawan kemacetan tinggi, seperti di jalur Nagreg, Garut, Tasikmalaya hingga Cirebon," jelasnya. Termasuk antisipasi pasar tumpah di wilayah pantura seperti plered, mundur dan Tegal Gubug. Di samping itu, di hari H Lebaran, gabungan personel juga disiagakan di titik-titik destinasi wisata, di antaranya, Puncak Bogor, Lembang, Ciwidey Kab Bandung hingga Pangandaran. "Destinasi wisata ini kemungkinan akan dipenuhi masyarakat untuk berlibur lebaran. Dan petugas sudah disiagakan untuk mengurai kemacetan dan menjaga kenyamanan berlibur lebaran," tegasnya. Menurut Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar tersebut, sejumlah langkah juga telah dilakukan, mulai dari perbaikan sarana dan prasarana jalan hingga penyiapan petugas di berbagai titik jalur mudik. “Sarana dan prasarana sudah diperbaiki. Petugas juga sudah disiapkan di berbagai radius pengamanan. Selain itu pos-pos peristirahatan sudah disiapkan oleh Polda, TNI, Dishub Provinsi hingga pemerintah kabupaten/kota,” katanya. Iswara berharap, dengan berbagai persiapan tersebut, perjalanan para pemudik yang melintasi Jawa Barat dapat berlangsung aman dan lancar. “Mudah-mudahan para pemudik yang melintas di Jawa Barat bisa lancar perjalanannya dan bisa berkumpul dengan keluarganya di kampung halaman,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, DPRD Jawa Barat juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perjalanan mudik secara bersamaan guna menghindari kepadatan lalu lintas. Pemerintah daerah mendorong masyarakat yang memiliki fleksibilitas kerja, seperti work from home atau work from anywhere, untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mudik lebih awal. “Kami berharap masyarakat tidak mudik dalam waktu yang bersamaan. Bagi yang punya kesempatan mudik lebih awal, silakan memanfaatkannya. Sekarang banyak kantor yang menerapkan work from home atau work from anywhere, itu bisa digunakan untuk mudik lebih awal agar tidak menumpuk di satu waktu,” pungkasnya.